Kebun Raya Baturraden berada di Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, berbatasan dengan Lokawisata Baturraden dan Bumi Perkemahan Baturraden. Pembangunannya dirintis sejak tahun 2001. Kebun Raya ini merupakan wujud buah inspirasi Ibu Megawati Soekarnoputri (Wakil Presiden Republik Indonesia) yang dicetuskan pada penutupan Jambore Nasional tahun 2000 di Baturraden, Jawa Tengah. Hal ini disampaikan langsung oleh Ibu  Mega kepada Gubernur Jawa Tengah, H. Mardiyanto, mengingat pada saat itu Provinsi Jawa Tengah merupakan satu-satunya provinsi di Pulau Jawa yang belum memiliki kebun raya.

Luas keseluruhan Kebun Raya Baturraden mencapai 143,5 ha dan terletak di kawasan Wana Wisata Perum Perhutani yang merupakan perkebunan pinus (Pinus merkusii), damar (Agathis borneensis), dan rasamala (Altingia excelsa), serta beberapa jenis rotan sebagai sisipan. Kebun Raya Baturraden telah ditetapkan sebagai kawasan konservasi ex situuntuk flora pegunungan Jawa.

Kewenangan

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah

Masterplan

2004

MoU

2004, diperpanjang 2011

AMDAL

2005

Koordinat Lokasi

7o18’ 3.13” LS dan 109o13’ 33.23” BT

Kelembagaan

UPTD Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Baturraden, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah

Luas

142 ha

Tema Koleksi

Tumbuhan Pegunungan Jawa

Taman Tematik

Taman Liana, Taman Obat, Taman Paku, Taman Flora of Java,  Taman Bambu dan Taman Bergetah Putih

Alamat

Jl. Pancurantujuh - Wanawisata Baturraden, Purwokerto - KabupatenBanyumas

Kontak

(0281) 681 822

      Lokasi Kebun Raya Baturraden yang berada di kaki Gunung Slamet sebelah selatan, berjarak kurang lebih 17 km dari kota Purwokerto dan sekitar 2 km setelah pintu gerbang Wana Wisata Baturraden. Kebun raya ini dapat dikunjungi dengan kendaraan pribadi dan angkutan kota B (warnakuning) dengan trayek Terminal – Baturraden dengan biaya Rp. 8.000,00. Setelah itu dapat dilanjutkan dengan menggunakan angkutan wisata PP Lokawisata – Kebun Raya Baturraden dengan biaya Rp. 10.000,00. Kendaraan umum hanya beroperasi pada siang sampai sore hari. Waktu yang diperlukan dari kota sampai KR Baturraden sekitar 30 sampai 45 menit. Pengunjung yang masuk akan membayar tiket masuk sebesar Rp. 20.000,00 per orang, Rp 10.000,00per mobil dan Rp. 4.000,00 per sepeda motor. Pengunjung dengan tiket tersebut dapat mengunjungi Wana Wisata Baturraden dan Kebun Raya Baturraden. Pengunjung dapat memarkir kendaraan pribadi di area parkir yang telah disediakan, kemudian berjalan kaki menikmati keindahan pemandangan dan tanaman koleksi kebun raya. Setelah Kebun Raya Baturraden, perjalanan dapat dilanjutkan sampai pintu gerbang Pancuran tujuh. Pengunjung harus memarkir kendaraan pribadi di area parker dan berjalan kaki sampai Pancuran tujuh dengan tiket masuk sebesar Rp. 7.500,00. Pengunjung dapat menikmati pemandian air panas. Denah menuju Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Baturraden dapat dilihat sebagai berikut.


img

Pengkayaan tanaman koleksi di Kebun Raya Baturraden diperoleh melalui kegiatan eksplorasi tumbuhan maupun perbanyakan tanaman. Pendataan dan peregistrasian dilakukan pada bibit-bibit yang masih ada di pembibitan dan koleksi yang sudah ditanam di kebun. Dengan demikian seluruh koleksi sudah terekam dalam sistem protokol dan mekanisme kerja registrasi, antara lain memiliki nomor kolektor, nomor akses atau nomor koleksi kebun, serta diketahui asal-usulnya. Koleksi yang sudah ditanam di kebun dikelompokkan dalam vak-vak tematik yang sudah terdokumentasikan dalam database koleksi.

Pembibitan

356 jenis (3.237 spesimen)

Kebun

604 jenis (3.155 spesimen)

Database Koleksi

570 jenis (2.855 spesimen)

Katalog Koleksi

2011 dan 2015