Kawasan Minahasa Tenggara merupakan bagian dari kawasan Wallacea yang sangat unik dan memiliki keragaman flora fauna melimpah dengan tingkat endemisitas yang tinggi. Salah satu tipe ekosistem khas pada kawasan Wallacea adalah hutan pamah, yang merupakan salah satu tipe kawasan hutan dataran rendah dengan ketinggian 0 - 1.000 mdpl. Oleh sebab itu di kawasan Minahasa Tenggara dibuatlah kebun raya dengan tema Tumbuhan Pamah Kawasan Wallacea.

Kebun Raya Megawati Soekarnoputri merupakan kawasan eks tambang PT NMR (Newmont Minahasa Raya). Sebagai kawasan bekas tambang seringkali muncul permasalahan lingkungan seperti pencemaran dan penurunan kualitas lingkungan. Pembangunan kebun raya ini menginisiasi adanya pengembangan kawasan rehabilitasi menjadi suatu kebun raya yang memiliki banyak manfaat seperti konservasi, rekreasi, pendidikan dan jasa lingkungan. Salah satu kriteria tanaman yang banyak dikembangkan di kebun raya ini adalah jenis-jenis tanaman Fitoremediasi. Fitoremidiasi merupakan salah satu teknologi yang menggunakan tumbuhan untuk menghilangkan polutan dari tanah dan air yang terkontaminasi.

Kebun Raya Megawati Soekarnoputri terletak di Desa Ratatotok Satu, Kec. Ratatotok, Kab. Minahasa Tenggara (Mitra). Lokasi Kebun Raya dibelah oleh jalan desa selebar 4-6 m. Jalan ini merupakan jalur aktivitas masyarakat menuju areal pertanian, perkebunan dan pertambangan rakyat di daerah perbukitan.

Kewenangan

Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Dinas Kehutanan dan Perkebunan)

Masterplan

2014

MoU

2015

AMDAL

-

Koordinat Lokasi

00o 53’ 072.2" LS dan 124o 39’ 57.20" BT

Kelembagaan

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa Tenggara

Tema Koleksi

Tumbuhan Pamah Kawasan Wallacea

Taman Tematik

-

Alamat

Dinas Lingkungan Hidup, Jl. Raya Ratahan-Belang, Kompleks Perkantoran Blok B, Kel. Wawali Pasan, Ratahan, Kab. Minahasa Tenggara, Prov. Sulawesi Utara.

Kontak

-

Lokasi Kebun Raya Megawati Soekarnoputri  berjarak sekitar 115 km dari Manado dan sekitar 35 km dari Ratahan. Jarak tersebut dapat ditempuh dengan moda transportasi darat melalui jalan nasional (Lingkar Selatan antara Manado-Tomohon dan Lingkar Timur antara Belang Ratatotok) dan jalan provinsi (Tomohon-Ratahan), meski terdapat beberapa kerusakan pada beberapa titik. Lokasi hanya dapat diakses melalui jalan darat, mulai dari jalan utama beraspal di Kecamatan Ratatotok selebar 12 m kemudian melewati jalan desa yang sebagian telah diaspal dengan lebar jalan yang bervariasi (5 m - 15 m).

img

Sebagai salah satu Kebun Raya baru di Indonesia. Koleksi Kebun Raya Megawati Soekarnoputri didominasi oleh koleksi tumbuhan spontan. Berdasarkan hasil survei lapangan, jenis-jenis pohon asli di kawasan Kebun Raya Ratatotok adalah kenanga (Cananga odorata), kenari (Canarium asperum dan Canarium hirsutum), rao (Dracontomelon dao), kayu hitam (Diospyros korthalsiana) dan kayu telor (Alstonia scholaris). Data analisis vegetasi pra disain menyebutkan bahwa terdapat 66 jenis tumbuhan hasil revegetasi di area ini. Jenis-jenis tumbuhan utama yang menutupi lahan-lahan yang telah direklamasi adalah jati (Tectona grandis), nantu (Palaqium obtosifolium), kayu manis (Cinnamomum burmanni), sengon (Paraserianthes falcataria), mahoni (Swietenia macrophylla), jabon merah (Neolamarckia macrophylla), linggua (Pterocarpus indicus) dan ketapang air (Terminalia catappa) serta semak perdu dan rerumputan bercampur dengan pepohonan (Sembel et al., 2013).

Pembibitan

46 jenis (890 spesimen)

Kebun

5 jenis (11 spesimen)

Database koleksi

Ada

Koleksi

-