Kabupaten Belitung Timur merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki ekosistem Hutan Kerangas, yaitu tipe ekosistem yang dilindungi karena kekhasan ekosistem dan fungsi ekologisnya. Di Indonesia, wilayah yang memiliki hutan kerangas yang paling luas dan paling baik adalah Pulau Bangka dan Pulau Belitung (Mackinnon, 1990). Hutan kerangas memiliki fungsi ekologis sebagai pengatur cuaca yang menjaga kestabilan udara di dalam dan sekitar hutan kerangas. Selain itu hutan kerangas juga menjadi ekosistem penyangga air dan penyerap emisi karbon. Ekosistem hutan kerangas memiliki ekosistem yang khas dan tidak dimiliki oleh jenis hutan lain. Menurut LIPI, hutan Kerangas di Belitung Timur dianggap menjanjikan untuk dijadikan kebun raya. Karakterisitik hutan kerangas yang khas dan belum pernah ada kebun raya dengan ekosistem kerangas sebelumnya di Indonesia. Letak hutan kerangas yang berada di tengah perkotaan juga sangat cocok untuk dijadikan kebun raya karena dapat menyokong kehidupan masyarakat sekitar. Kebun raya ini direncanakan dibuat di lahan Hutan Kota Tebat Gadong, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur seluas 96,04 ha. Pengembangan lahan Hutan Kota Tebat Gadong menjadi sebuah kebun raya akan membutuhkan perencanaan yang matang. Sebuah kebun raya harus dapat menyeimbangkan fungsi konservasi biodiversitas dengan fungsi rekreasi / wisata edukasi. Kedua fungsi utama itu harus dapat saling mengisi dan saling mendukung, sehingga dibutuhkan sebuah proses perencanaan dan perancangan Kebun Raya Hutan Keranggas Tebat Gadong. Perencanaan akan memberikan arahan pengembangan, strategi, penyusunan program dan pentahapan pembangunan, sehingga pengembangan kebun raya dapat dilakukan selaras dengan program pemerintah, sesuai dengan kondisi ekologis dan sosial budaya setempat, serta sesuai dengan kemampuan pemerintah daerah.

Perancangan akan memberikan arahan penataan ruang dan teknis akan berbagai hal yang dibutuhkan untuk meningkatkan fungsi konservasi dan fungsi wisata edukasi dengan pertimbangan keamanan, kenyamanan, estetika, dan kemudahan operasional.

Kewenangan

Pemerintah Kabupaten Tabalong

Masterplan

2017

MoU

2016

AMDAL

2017

Koordinat Lokasi

20 05‘ 53“ LS dan 1150 28’ 33” BT

Kelembagaan

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Tabalong

Luas Lahan

50 ha

Tema Koleksi

Tumbuhan Hutan Pamah Kalimantan

Taman Tematik

-

Alamat

-

Kontak

-

-

img

Pertama adalah rencana koleksi berdasarkan klasifikasi taksonomi tumbuhan, dimana zonasi penanaman dilakukan berdasarkan klasifikasi taksonomi dari mulai divisi hingga tingkat famili (marga) yang ditemukan di Belitung Timur. Contohnya adalah zona tumbuhan marga Myrtaceae (Jambu-jambuan), Dypterocarpaceae (Meranti-merantian), Arecaceae (palem-paleman).

Kedua adalah rencana koleksi tumbuhan tematik. Zonasi pada area ini lebih didasarkan pada klasifikasi tema seperti Tema Tumbuhan Karnivora (Nepenthes, Utricularia, Drosera), Tema Anggrek Kerangas Sumatera, Tema Tumbuhan Obat, Tema hutan lumut, Tema tumbuhan aquatic Pada kedua rencana koleksi di atas, semua kerangas ex-situ akan dimasukkan sesuai rencana di atas, hanya saja akan diberikan penanda (Tag board) khusus bahwa tumbuhan tersebut berasal dari luar Belitung. Contohnya spesies Drosera dari Amerika, Dionea muscipula (Venus fly traps), Dypterocarpaceae dari Kalimantan dan Sulawesi .

Pembibitan

-

Kebun

-

Database koleksi

-

Katalog Koleksi

-