LIPI Prioritaskan Bangun 12 Kebun Raya di Daerah Hingga Tahun 2019

BERITA | 16 Februari 2016 | Ayi Doni D/KRB

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memprioritaskan membangun 12 Kebun Raya Daerah di perkotaan maupun non perkotaan yang akan di launching hingga tahun 2019. Kini lembaga itu menempatkan 20 pegawai tidak tetap (PTT) dalam rangka mendukung program percepatan pembangunan kebun raya daerah.

“PTT Pendamping Kebun Raya Daerah yang ditempatkan bertugas menjalankan program LIPI dalam proses pembangunan kebun raya dan menjembatani komunikasi antara LIPI dengan Pemerintah Daerah.” ujar Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Konservasi Tumbuhan Ex-Situ Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya LIPI Dr. Joko R. Witono saat ditemui pada acara Diklat Pembekalan Pegawai Tidak Tetap Pendamping Kebun Raya Daerah, di Kebun Raya Bogor, Senin (1/2).

Untuk pembangunan kebun raya tersebut, LIPI telah menganggarkan Rp 7 miliar tahun ini. Anggaran tersebut dialokasikan untuk mendukung program-program pembangunan kebun raya yang sifatnya substantif sesuai dengan tupoksi LIPI, seperti pengembangan kapasitas SDM, penataan taman koleksi dan kebun, eksplorasi, dokumentasi koleksi tumbuhan serta perbanyakan dan penanaman koleksi tumbuhan. Selain itu, PKT Kebun Raya LIPI juga telah menganggarkan Rp 1.1 miliar untuk pengembangan kawasan Technopark Enrekang.

Proses pembangunan kebun raya ini juga didukung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) yang akan membantu dalam penyusunan DED dan infrastruktur pendukungnya.

“Secara keseluruhan proses pembangunan kebun raya cepat atau lambatnya tergantung komitmen Pemda terkait, terutama yang berkaitan dengan alokasi sumber daya, baik SDM, tenaga dan dana,” tegasnya.

Ke 12 kebun raya tersebut yaitu Kebun Raya Katingan, Kebun Raya Samosir, Kebun Raya Jompie Pare-pare, Kebun Raya Banua, Kebun Raya Liwa, KR Batam, Kebun Raya Sambas, Kebun Raya Lombok, Kebun Raya Kendari, Kebun Raya Massenrempulu Enrekang, Kebun Raya Sriwijaya serta Kebun Raya Pucak.

LIPI mentargetkan membangun 47 kebun raya sampai dengan tahun 2025. Namun sampai saat ini baru terdapat 30 kebun raya di Indonesia, yaitu 5 kebun raya dikelola oleh LIPI, 24 kebun raya dikelola oleh Pemerintah Daerah, serta 1 (satu) kebun raya yang dikelola oleh Universitas.

“Masterplan yang telah selesai akhir bulan ini yaitu Kebun Raya Jagatnatha Kabupaten Jembrana-Bali, Kebun Raya Indrokilo Boyolali dan Kebun Raya Halu Oleo yang dikelola Universitas Halu Oleo di Kendari. Sedangkan Kebun Raya Sampit, proses penyusunan masterplan akan dilakukan tahun ini” pungkasnya.

 

(sumber: http://krbogor.lipi.go.id/id/LIPI-Prioritaskan-Bangun-12-Kebun-Raya-di-Daerah-Hingga-Tahun-2019.html)